Apa Benar Pil KB Bikin Wanita Sulit Hamil?

Apa Benar Pil KB Bikin Wanita Sulit Hamil?

Apa Benar Pil KB Bikin Wanita Sulit Hamil?

Apa Benar Pil KB Bikin Wanita Sulit Hamil?

Dalam sebuah ikatan pernikahan, bagi pasangan suami istri salah satu momen yang membahagiakan adalah ketika dikaruniai oleh seorang anak (keturunan).

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Namun, bagi sebagian kecil pasangan suami istri ada yang mengatakan belum siap untuk mempunyai anak. Biasanya pernyataan ini keluar dari pasangan suami istri yang baru menikah atau menikah di usia muda. Sehingga, alat kontrasepsi pun menjadi solusi untuk mencegah dan menunda kehamilan. Dan dari banyaknya pilihan kontrasepsi, salah satu yang paling banyak menjadi pilihan adalah pil KB. Akan tetapi, sering beredar rumor yang menyebutkan bahwa setelah berhenti menggunaka pil KB membuat wanita sulit hamil akibat pil KB tersebut. Apakah anggapan tersebut benar adanya? Simaklah ulasannya berikut ini !

Sekarang ini menggunakan alat kontrasepsi sudah semakin umum di kalangan masyarakat Indonesia. Beberapa orang beralasan belum siap mempunyai anak, dan sebagian lainnya hanya ingin memiliki anak sedikit saja, sehingga setelah mempunyai beberapa anak yang dianggapnya cukup, maka pil KB pun menjadi solusi agar meskipun melakukan hubungan suami-istri, namun kehamilan bisa dicegah.

Di masyarakat, sering beredar anggapan bahwa wanita yang sudah menggunakan pil KB, maka akan sulit untuk bisa memperoleh kehamilan. Dan anggapan tersebut seolah dibenarkan dengan fakta yang ada. Akan tetapi hal tersebut belum sepenuhnya benar. Lalu bagaimana menurut medisnya? Apakah anggapan tersebut benar adanya atau hanya kebetulan saja?

Baca Juga : Efek Samping Dari Penggunaan Pil KB

Berdasarkan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan, menyatakan bahwa kondisi kesuburan dari seorang wanita yang berhenti mengkonsumsi pil KB sama sekali tidak mengalami perbedaan dengan wanita yang tidak pernah mengkonsumsi pil KB sama sekali. Dan penelitian lain pun menunjukkan, bahwa pil KB sama sekali tidak menimbulkan efek jangka panjang yang berkaitan dengan kesuburan seorang wanita setelah menggunakannya. Ketika seorang wanita berhenti untuk mengonsumsi pil KB, maka wanita tersebut pun akan kembali subur dan bisa memperoleh kehamilan. Sebab, setelah konsumsi pil KB dihentikan, maka wanita tersebut bisa mengalami ovulasi dalam hitungan minggu saja, bukan dalam hitungan bulan.

Kemungkinan Penyebab Sulit Hamil Setelah Berhenti Konsumsi Pil KB

Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan wanita sulit hamil meski sudah berhenti mengkonsumsi pil KB. Pertama, penggunakan pil KB bisa membuat wanita mengalami siklus haid yang teratur. Namun, di saat penggunaan pil KB-nya dihentikan, maka siklus haid wanita tersebut menjadi tidak teratur, bahkan bisa sampai tidak mengalami haid. Nah, hal tersebutlah yang mungkin menjadi penyebab wanita sulit hamil meski sudah berhenti mengkonsumsi pil KB. Akan tetapi karena memang tujuan pil KB adalah mencegah kehamilan, sehingga sulitnya hamil setelah menggunakan pil KB pun dianggap terjadi akibat pil KB.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Kemungkinan lainnya yang menyebabkan wanita sulit hamil meski sudah berhenti mengkonsumsi pil KB adalah tidak teraturnya siklus haid akibat proses alami penuaan. Ketika berhenti menggunakan pil KB, siklus haid menjadi tidak teratur akibat penuaan. Oleh karena itu, jika anda mengalami masalah sulit hamil, agar lebih jelasnya sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui penyebab yang sesungguhnya supaya tidak ada kekeliruan yang terjadi.

Manfaat Pil KB Selain Sebagai Kontrasepsi

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa pil KB merupakan salah satu pilihan kontrasepsi, yang tujuan dan fungsinya adalah untuk mencegah kehamilan. Namun, disamping dapat mencegah kehamilan, pil KB ternyata juga memberikan manfaat lainnya untuk kesehatan tentunya. Pil KB membantu siklus haid menjadi lebih teratur. Selain itu, pil KB juga dapat melindungi wanita dari serangan penyakit radang panggul, seperti infeksi tabung saluran indung telur atau rahim. Yang mana penyakit tersebut merupakan penyebab utama kemandulan pada wanita. Kemudian pil KB juga dapat membantu wanita menghindari kanker ovarium dan endometrium.

Disamping manfaat tersebut, pil KB juga sama sekali tidak akan berpengaruh terhadap kesuburan dari wanita yang menggunakannya. Namun sarannya adalah, ketika anda memutuskan untuk hamil dan berhenti menggunakan pil KB, maka alangkah lebih baiknya anda tuntaskan sisa pil yang masih ada, jika memang ada.

Dokter biasanya akan menyarankan anda menunda kehamilan sampai mengalami 1-2 siklus haid. Dengan alasan, supaya lebih mudah dalam menentukan usia kehamilan. Namun jangan khawatir, jika memang kehamilan sudah lebih dulu terjadi, maka pemeriksaan USG bisa membantu anda memastikan hal tersebut.

Persiapkan terlebih dahulu diri anda dan pasangan untuk menghadapi kehamilan segera setelah anda berhenti menggunakan pil KB. Jika kemudian anda merasakan masalah yang terjadi pada siklus haid anda, atau efek samping penggunaan pil KB lainnya, maka segeralah konsultasikan masalah tersebut kepada dokter.

Baca Juga : Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *