Apakah Kista Bartholin Bisa Berubah Jadi Kanker Serviks?

Apakah Kista Bartholin Bisa Berubah Jadi Kanker Serviks?

Apakah Kista Bartholin Bisa Berubah Jadi Kanker Serviks? Pertanyaan tersebut keluar dari salah satu pasien kista bartholin yang khawatir akan perkembangan penyakitnya yang semakin parah. Nah, lalu bagaimana tanggapan dokter atas pertanyaan tersebut? Dan bagaimana sebenarnya cara mengobati kisa bartholin yang tepat dan ampuh? Mari kita simak penjelasannya berikut ini !

Apakah Kista Bartholin Bisa Berubah Jadi Kanker Serviks?

Pasien : Hasbiyah

Dok saya mau bertanya, saya pernah menderita kista bartholin tapi sekarang kambuh lagi dok.. Saya sdh minum obat antibiotik tpi bengkaknya belum turun saya merasa gejala yang sekarang lbh parah dari yang pertama seperti saya mual dan muntah, sering sakit perut sebelah kiri dari atas sampai kepusar, mudah capek, sering buang air kecil, dan sembelit. Apakah dari kista batholin yang saya alami bisa menjadi kanker serviks dok?

Hasbiyah

Dokter : dr. Devika Y

Halo Hasbiyah,

Kista bartholini adalah kista yang terbentuk akibat tersumbatnya kelenjar bartholini. Kelenjar bartholini sendiri merupakan suatu kelejar pada sisi vagina yang berfungsi menghasilkan cairan pelumas saat berhubungan seksual. Sumbatan pada kelenjar bartholini bisa disebabkan karena iritasi maupun infeksi. Beberapa infeksi yang lebih sering menyebabkan sumbatan diantaranya adalah infeksi menular seksual (gonore, klamidia), S pneumoniae, E coli, dan H influenzae. (Baca Juga : OBAT HERBAL KISTA BARTHOLIN)

Umumnya kista bartholini yang berukuran kecil tidak menyebabkan keluhan yang berarti. NAmun jika ukurannya membesar atau menjadi terinfeksi, maka akan bisa menimbulkan gejala. Penanganan kista bartholini sendiri akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien bisa dengan obat-obatan (antibiotik, antinyeri, antiradang, dan obat penunjang yang lain), pengeluaran abses misalnya dnegan marsupilasi dan pemasangan kateter, serta pengangkatan kista.

Kista bartholini saja tidak akan menjadi kanker serviks. Namun jika penderita kista bartholini memiliki riwayat infeksi menular seksual atau pernah melakukan seks bebas, maka tidak menutup kemungkinan terjadi infeksi virus HPV melalui hubungan seksual. Infeksi virus HPV inilah yang bisa menyebabkan kanker serviks serta kutil kelamin.

Dalam kasus Anda, apakah Anda sudah berkonsultasi ke dokter? Konsumsi antibiotik tidak boleh sembarangan tanpa anjuran dokter karena beresiko terjadi resistensi kuman terhadap obat. Oleh sebab itu saya sarankan agar Anda berkonsultasi secara langsung ke dokter kandungan agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab keluhan Anda sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih tepat. Apabila saat ini Anda telah aktif secara seksual, akan lebih baik jika Anda juga melakukan tes papsmear untuk mendeteksi adanya kanker serviks secara dini. Konsultasikan hal ini dengan dokter yang memeriksa Anda ya.

Untuk mencegah kekambuhan kista bartholini dan mencegah kanker serviks, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Saat kista bartholini menimbulkan gejala, Anda bisa berendam air hangat untuk mengurangi keluhan.
  • Jaga kebersihan daerah vagina.
  • Hindari seks bebas.
  • Jika dilakukan pengangkatan kista bartholini, hindari hubungan seksual sampai 4 pasca tindakan.
  • Lakukan vaksin HPV.

Itulah isi percakapan pasien dengan dokter mengenai “Apakah Kista Bartholin Bisa Berubah Jadi Kanker Serviks?”. Dari penjelasan dokter di atas bisa Anda ketahui kan apakah kista bartholin bisa menjadi kanker serviks atau tidak.

Baca Juga :

Apakah Kista Bartholin Bisa Sembuh dengan Rebusan Daun Sirsak?

Benjolan yang Terasa Nyeri di Bibir Vagina, Apakah Itu?

Metode Kontrasepsi Alami Memanfaatkan Lendir Serviks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *