Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini!

Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini!

Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini!

Dalam kehidupan berumah tangga, pertengkaran memang bukan hal yang aneh terjadi. Nah, apakah anda Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini! Simak poin-poinnya berikut ini!

Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini!

Tidak hanya dalam kehidupan berumah tangga saja sebenarnya, konflik juga bisa terjadi dalam kehidupan sosial secara umum atau kehidupan bermasyarakat. Dalam kehidupan berumah tangga, konflik memang sudah biasa terjadi. Ada yang bertengkar karena hal sepele, ada yang bertengkar karena salah paham, ada yang bertengkar karena kurang pengertian, bahkan ada yang sampai biasa bertengkar setiap hari, namun tidak selamanya pertengkaran atau konflik rumah tangga berakhir dengan perpisahan atau perceraian. Dan memang sebaiknya sebuah konflik dalam rumah tangga bisa diselesaikan dengan baik tanpa harus berakhir perceraian, karena hal itu akan mempengaruhi kualitas hidup. Perceraian juga bisa mengganggu perkembangan psikologis anak. Jadi, sebuah konflik seharusnya bisa diselesaikan dengan baik, karena pada hakikatnya pernikahan itu dilakukan untuk mempersatukan 2 orang agar saling melengkapi, sehingga sebuah konflik seharusnya bisa dihadapi dengan bijak.

Konflik memang menjadi bumbu penyedap kehidupan berumah tangga. Nah, agar sebuah konflik dalam rumah tangga tidak berdampak negatif, maka ada 5 hal yang bisa kamu  lakukan saat beradu argumen dengan pasangan kamu. Intinya, jangan pernah mengikuti hawa nafsu untuk marah saat bertengkar dengan pasangan, karena amarah hanya akan menambah masalah saja. Tetap tenang merupakan kunci yang sangat penting untuk mengarahkan pertengkaran ke jalan yang baik. Disamping itu juga, beradu argumen dengan penuh emosi juga akan berdampak buruk terhadap kesehatan.

1. Mulailah Dengan Pujian

Mungkin tidak mudah bagi kamu untuk mengatakan kelebihan dari pasangan saat tengah diliputi emosi. Tapi percayalah, jika kamu bisa mengatakan kelebihan dari pasanganmu, maka efeknya baik terhadap pertengkaran terjadi. Misalnya, jika kamu tidak suka pasanganmu pulang larut malam karena bekerja, maka kamu bisa mengatakan, “Aku tahu kamu seorang pekerja keras yang berusaha memberikan yang terbaik untuk perusahaan, dan Aku juga tahu kamu bekerja keras demi keluarga kita”. Setelah mengucapkan kalimat tersebut dengan intonasi suara yang positif, selanjutnya kamu baru bisa mulai mengutarakan apa yang kamu inginkan, seperti berkata, “Tapi aku khawatir dengan kondisi kesehatanmu. Lagipula kita sudah jarang berkomunikasi. Aku dan anak-anak di rumah juga butuh kamu. Jadi aku pikir, mungkin sebaiknya kamu pulang sesuai dengan jam kerja, tidak perlu ikut pergi bersama teman-teman setelah jam kantor selesai, jika memang hal itu tidak terlalu penting. Bagaimana menurutmu?”

Percakapan seperti itu lebih bisa menghasilkan hal yang positif dibandingkan dengan diawali kalimat penuh amarah, yang pada akhirnya justru biasanya akan semakin memanaskan suasana dan tambah masalah lagi. (Baca Juga : OBAT HERBAL KISTA BARTHOLIN)

2. Gunakan Suara Yang Lembut

Nada atau intonasi suara saat berargumen sangat menentukan akan dibawa ke mana pertengkaran yang terjadi tersebut. Jika nada bicara kamu tinggi, biasanya perkataan yang kamu ucapkan jarang didengar, justru malah bisa memanaskan suasana. Sebaliknya, jika pasanganmu yang bicara dengan nada tinggi, maka cobalah kamu untuk tetap menanggapinya dengan tenang. Berbicara dengan nada rendah atau volume suara rendah kemungkinan lebih bisa membuat pembicaraan terfokus pada topik permasalahan. Namun jika nada bicaranya lantang, justru bisa membuat orang emosi.

3. Tidur Dalam Keadaan Marah

Banyak anggapan di masyarakat yang menyatakan bahwa jangan pernah membiarkan pasanganmu tidur saat marah. Namun ternyata faktanya berbeda. Menurut beberapa ahli, tidur dalam kondisi kesal atau saat marah, sering kali menghasilkan dampak positif. Hal ini memungkinkan kamu dan pasangan untuk menjernihkan pikiran dan tidak berdebat dalam kondisi emosi. Selain itu, menurut beberapa penelitian, kurang tidur juga bisa membuat konflik sulit untuk diselesaikan. Setelah kondisi fisik dan mental sudah segar, kamu bisa mulai membahas konflik yang terjadi dengan pasangan. (Baca Juga : Obat Sinusitis Ampuh)

4. Cobalah Untuk Lebih Spesifik

Hindari mengucapkan kata “selalu” atau “tidak pernah”, karena kedua kata tersebut lebih terkesan menggeneralisasi. Padahal, belum tentu pasanganmu selalu melakukan hal disangkakan. Jadi lebih spesifiklah dengan apa yang ingin kamu ucapkan, seperti berkata, “Aku rindu sekali pergi berdua dan makan malam bersamamu” daripada berkata, “Kamu tidak pernah punya waktu untuk keluarga.”

5. Berikan Sedikit Sentuhan

Saat bertengkar, cobalah untuk memberi sentuhan kepada pasangan atau bersikap mesra pada pasangan, seperti memeluknya atau memegang tangannya, lalu lihat reaksinya. Menurut sebuah studi, sentuhan bisa membuat kadar stres menurun dan memberi efek menenangkan. Selain itu, sentuhan juga sering kali dapat menyelesaikan masalah ketika hal-hal di atas tidak menghasilkan efek positif.

Bertengkar Dengan Pasangan? Lakukan 5 Hal Ini! – Seperti yang dikatakan di awal, dalam kehidupan berumah tangga memang sudah biasa terjadi konflik, karena itu merupakan bagian dari kehidupan. Tinggal bagaimana kita bersikap terhadap konflik yang terjadi. Sebab, setiap konflik pasti ada jalan keluarnya yang baik. Sebuah pernikahan juga tidak ada yang sempurna, selalu ada konflik di dalamnya. Tapi, jangan sampai sebuah konflik berujung perpisahan atau perceraian, karena pasti ada jalan keluarnya yang lebih baik.

Baca Juga :

Yang Perlu Dilakukan Para Suami Saat Istrinya Hamil

Hal Yang Perlu Dilakukan Setelah Tahu Anda Hamil

Tips Berhubungan Seksual Untuk Sepasang Suami Istri

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *