Bolehkah Penderita Kista Bartholin Berhubungan Seksual??

Berhubungan Seksual Saat Menderita Kista Bartholin

Bolehkah Penderita Kista Bartholin Berhubungan Seksual?? Pertanyaan tersebut mungkin terlintas pada fikiran anda yang tengah menderita kista bartholin. Ya, sangat wajar sekali karena kista bartholin sendiri menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada saat berhubungan seksual. Jadi, anda pasti curiga apakah berhubungan seksual saat menderita kista bartholin itu berbahaya atau tidak??

Bolehkah Penderita Kista Bartholin Berhubungan Seksual??

Kista bartholin merupakan gangguan reproduksi yang sering terjadi pada wanita. Kista bartholin terjadi karena tersumbatnya saluran kelenjar bartholin pada tepi vagina. Hal tersebut bisa disebabkan oleh :

  • Kelembaban pada daerah vagina yang tinggi.
  • Kurangnya menjaga kebersihan daerah vagina.
  • Infeksi.
  • Perubahan hormonal.

Baca Juga : Masalah Yang Sering Terjadi Pada Sistem Reproduksi Wanita

Jika kista bartholin tidak mengganggu hubungan seksual maka tidak masalah jika ingin tetap melakukan hubungan seksual selama menderita kista bartholin. Namun jika kista tersebut disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti gonore, maka akan terjadi penularan penyakit terhadap pasangan. Oleh karena itu, diperlukan kepastian apakah kista bartholin tersebut disebabkan oleh penyakit menular seksual atau bukan. Sebab, tidak berbahaya dan aman-aman saja jika ingin melakukan hubungan seksual meskipun kista bartholin menimbulkan rasa sakit. Asalkan kista bartholin tersebut bukan berasal dari penyakit menular seksual. Namun sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual selama masih menderita kista bartholin. Sebab, selain menimbulkan rasa sakit saat melakukan hubungan seksual, kista bartholin juga dapat menyebabkan pendarahan pada saat melakukan hubungan seksual.

Baca Juga : Obat Herbal Kista Bartholin

Sementara itu, jika kista bartholin terjadi pada ibu hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan yang akan memeriksakan kondisinya. Sebab, pada kehamilan dan melahirkan dengan adanya kista bartolin tidak menjadi suatu hal yang berbahaya. Namun lain cerita jika pada kista tersebut bernanah dan menyebabkan rasa nyeri yang hebat. Konsultasi ke dokter spesialis kebidanan adalah hal yang paling tepat. Hal tersebut sangat diperlukan untuk mempertimbangkan tindakan yang akan diambil untuk mengatasi kista pada ibu hamil. Sebab, pengangkatan kista pada saat hamil cukup berisiko, karena akan terjadi peningkatan aliran darah pada daerah tersebut yang ditakutkan menyebabkan perdarahan maupun infeksi. Sehingga pertimbangan untuk didiamkan dulu hingga selesai proses persalinan atau dilakukan tindakan pengangkatan saat kehamilan membutuhkan penilaian secara langsung oleh dokter yang lebih ahli dalam bidang kebidanan.

Semoga informasinya dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.alodokter.com

Baca Juga : Menjaga Daerah Intim Wanita Agar Terhindar Dari Penyakit

One thought on “Bolehkah Penderita Kista Bartholin Berhubungan Seksual??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *