Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita

Bagi sebagian besar pasangan suami-istri kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu. Namun terkadang hal tersebut tidak kunjung terwujud karena di pihak wanita mengalami infertilitas atau mandul, meski tidak selalu pihak wanita yang bermasalah. Dan berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan infertilitas pada wanita.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Faktor Risiko Infertilitas Pada Wanita

1. Usia

Tidak suburnya seorang wanita bisa dikaitkan dengan usia. Tingkat kesuburan wanita bisa menurun dengan signifikan ketika wanita berusia 30-an akhir. Sekitar 95% wanita berusia 35 tahun akan hamil setelah melakukan hubungan seksual tanpa kontrasepsi selama 3 tahun. Sedangkan untuk wanita usia 38 tahun hanya 75% yang hamil pada jangka waktu yang sama.

2. Merokok

Merokok dapat mengakibatkan serviks dan tabung saluran indung telur jadi bermasalah. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan resiko keguguran dan kehamilan ektopik pada wanita. Merokok juga dianggap dapat membuat indung telur mengalami penuaan lebih cepat dai normalnya dan akan menghabiskan sel telur sebelum waktunya, sehingga peluang untuk hamil pun jadi menurun.

3. Berat Badan

Pada wanita, proses ovulasi dapat terhambat jika memiliki berat badan berlebih atau kurang secara signifikan. Berat badan sehat berdasarkan kategori IMT (Indeks Massa Tubuh) menunjukkan dapat meningkatkan frekuensi ovulasi dan kemungkinan untuk hamil.

4. Alkohol

Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan diyakini dapat menyebabkan risiko gangguan ovulasi atau endometriosis jadi meningkat.

Baca Juga : Inilah Gangguan Kesehatan Yang Bisa Menyerang Vagina

Gangguan Ketidaksuburan Pada Wanita

Ada beberapa hal yang dapat menghambat kehamilan pada wanita, diantaranya adalah :

1. Gangguan Ovulasi

Yaitu gangguan pelepasan sel telur secara berkala. Gangguan ini paling umum menyebabkan wanita sulit untuk mendapatkan kehamilan. Beberapa kondisi membuat wanita tidak lagi melepaskan sel telur, dan beberapa kondisi lainnya membuat sel telur hanya dilepaskan dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang seharusnya.

Yang dapat menyebabkan gangguan ovulasi ini diantaranya adalah :

  • Gangguan tiroid, baik itu hipertiroid maupun hipotiroid.
  • Sindrom ovari polisistik (PCOS), kondisi yang membuat indung telur sulit memproduksi sel telur.
  • Kegagalan ovarium prematur, yaitu indung telur berhenti berproduksi sebelum usia 40 tahun.

2. Kerusakan Tabung Saluran Indung Telur

Ketika tabung saluran indung telur mengalami kerusakan atau mengalami sumbatan, maka hal itu akan membuat sperma sulit untuk membuahi sel telur, atau menghalangi gerak dari sel telur yang sudah dibuahi ke dalam rahim. Kerusakan tabung saluran indung telur tersebut dapat dipicu oleh beberapa faktor. Seperti radang panggul, pernah menjalani operasi pada panggul, serta karena tuberkulosis pada panggul.

3. Jaringan Parut Pasca Operasi

Kerusakan fisik pada ovarium dapat mengakibatkan gagal ovulasi. Misalnya, operasi invasif dan juga berulang untuk kistra ovarium dapat menyebabkan kerusakan atau jaringan parut, sehingga ovulasi sulit terjadi. Selain itu, infeksi juga dapat menyebabkan gagal ovulasi.

4. Gangguan Lendir Serviks

Pada saat proses ovulasi, lendir serviks secara alami akan menjadi lebih tipis, agar sperma dapat lebih mudah bergerak dan menghampiri sel telur. Ketidaknormalan pada lendir serviks tersebut membuat proses tadi menjadi sulit dan kehamilan pun jadi terhambat.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

5. Submucosal Fibroid

Submucosal fibroid adalah sebuah tumor jinak yang tumbuh di rahim atau sekitarnya. Tumor jinak ini berkembang dalam lapisan otot dinding rahim dan dapat berkembang hingga ke rongga rahim. Kondisi tersebut dapat membuat kesuburan jadi berkurang, meskipun tidak diketahui jelas apa yang menjadi pemicunya. Kemungkinan fibroid mencegah embrio tertanam di dalam rahim.

6. Endometriosis

Endometriosis adalah ketika jaringan yang biasanya tumbuh di rahim, malah tumbuh di bagian tubuh lain. Operasi yang dilakukan untuk mengangkatnya dapat menyebabkan jaringan parut, yang dapat menghalangi tabung saluran indung telur dan membuat pembuahan sel telur oleh sperma jadi terhambat. Kondisi ini jelas menimbulkan dampak pada kesuburan secara tidak langsung. Selain itu, endometriosis juga dapat memengaruhi lapisan rahim dan mengganggu penanaman sel telur yang dibuahi.

7. Efek Samping Obat-Obatan

Selain karena masalah yang memang terjadi pada sistem reproduksi, gangguan ketidaksuburan pada wanita juga bisa disebabkan oleh efek samping dari obat-obatan, seperti :

  • Obat anti-inflamasi nonstreoid (OAINS), termasuk obat golongan aspirin dan ibuprofen.
  • Neuroleptik atau obat antipsikotik yang digunakan untuk mengobati gejala-gejala psikotik.
  • Spironolakton yaitu jenis obat-obatan yang dimanfaatkan untuk mengatasi retensi cairan (edema).
  • Obat untuk kemoterapi sebagai terapi pengobatan kanker.
  • Obat-obatan terlarang seperti sabu-sabu, ekstasi, ganja atau kokain.

Itulah Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Infertilitas Pada Wanita dan beberapa hal yang menyebabkan gangguan ketidaksuburan pada wanita. Selain hal-hal yang disebutkan di atas, ketidaksuburan pada wanita juga bisa disebabkan oleh kelainan bawaan. Untuk mengetahui penyebab pasti ketidasuburan atau infertilitas yang anda alami atau istri anda alami, maka anda perlu untuk memeriksakannya ke dokter.

Baca Juga : Waspada, Vagina Gatal Bisa Jadi Gejala Penyakit Berbahaya !

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *