Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan

Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan

Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan

Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan

Memiliki keturunan merupakan sebuah impian yang hampir setiap pasangan mengharapkannya. Namun terkadang ada beberapa pasangan yang belum siap atau belum mau memiliki keturunan. Oleh karena itu, tidak jarang mereka melakukan cara untuk mencegah atau menunda kehamilan. Dan beberapa cara serta alat bisa digunakan untuk mewujudkannya, seperti kondom, pil KB, dan suntik KB.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Alat kontrasepsi memang merupakan salah satu solusi yang dapat membantu pasangan suami-istri untuk menunda kehamilan. Hanya saja beberapa diantara alat tersebut tetap tidak mampu untuk memberikan perlindungan terhadap risiko terkena penyakit menular seksual. Oleh karena itu, bagi pasangan yang memang memiliki risiko tertular penyakit seksual, maka sebaiknya gunakan kondom saat berhubungan seksual, meskipun anda sudah mencegah kehamilan dengan metode kontrasepsi lainnya. Karena kondom bisa memberikan perlindungan dari penyakit menular seksual, meskipun kondom juga masih berisiko kecil terkena penyakit menular seksual.

Jenis-Jenis Metode Kontrasepsi

Ada banyak pilihan metode kontrasepsi yang bisa dilakukan dalam upaya untuk mencegah atau menunda kehamilan, yang mana metode-metode ini sesuai dengan keinginan serta kenyamanan dari masing-masing penggunanya. Tiap metode pun juga mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Dan berikut ini adalah beberapa jenis metode kontrasepsi. Anda bisa membandingkannya sebelum nanti memilih salah satu diantaranya sebagai pilihan kontrasepsi yang akan anda jalani.

  • Kontrasepsi hormonal

Kontrasepsi hormonal ini meliputi pil KB, suntik KB, dan KB implan. Metode kontrasepsi ini memang cukup familiar, terutama pil KB yang memang banyak menjadi pilihan. Metode ini dilakukan dengan memasukkan hormon estrogen dan juga hormon progesteron ke dalam tubuh. Hormon tersebut akan bekerja dengan mengubah reaksi kimia pada tubuh wanita, di mana nantinya akan berefek mencegah ovarium melepas sel telur supaya tidak ada pembuahan. Selain itu, hormon tersebut juga bereaksi dengan membuat lendir pada leher rahim jadi mengental sehingga sperma dapat dicegah supaya tidak mencapai sel telur.

Metode kontrasepsi hormonal ini memiliki efektivitas yang mencapai 90%. Itupun jika anda sudah benar dalam menggunakannya sesuai petunjuk, dan dilakukan secara rutin. Bahkan efektivitasnya pun bisa sampai mencapai 99%.

  • Kontrasepsi penghalang (barier)

Metode kontrasepsi ini dilakukan dengan menggunakan alat pada saat berhubungan seksual. Alat kontrasepsi yang digunakan bertujuan untuk menghalangi sel sperma supaya tidak mencapai ke sel telur, agar tidak terjadi pembuahan. Salah satu alat kontrasepsi adalah kondom. Ada kondom untuk pria dan ada juga kondom untuk wanita. Keduanya sama-sama sebagai alat kontrasepsi penghalang.

Baca Juga : Bunda, Beginilah Perkembangan Janin Pada Masa Kehamilan

Kondom dibuat dari bahan lateks. Kondom pria memiliki efektivitas yang mencapai 80% hingga 98% dalam mencegah kehamilan. Selain kondom yang digunakan pria, ada juga kondom yang digunakan wanita. Bentuknya seperti mangkok dengan tekstur yang lentur dan tipis. Cara penggunaannya tidak rumit, yakni dengan memasukkan kondom tersebut ke vagina ketika akan melakukan hubungan seksual. Kondom wanita ini memiliki efektivitas yang mencapai 80% dalam mencegah kehamilan.

Kondom pria maupun kondom wanita juga tidak hanya sebatas pencegah kehamilan saja, namun juga memiliki kelebihan lainnya, yaitu mampu mencegah penyakit menular seksual.

  • AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan, – AKDR adalah sebuah alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim. AKDR ini bentuknya seperti huruf T, umumnya dibuat dari tembaga. Alat yang juga disebut atau IUD (Intrauterine devices) ini memiliki efektivitas yang cukup tunggu, yakni mencapai 99% dalam mencegah kehamilan. AKDR juga memiliki kelebihan lainnya, yaitu bisa digunakan selama 10 tahun sehingga memberikan kemudahan yang lebih. Anda jadi tidak perlu khawatir terlupa menggunakan alat kontrasepsi, seperti yang sering dialami ketika memilih kontrasepsi pil KB. AKDR juga saat ini sudah tersedia dengan hormon yang bisa digunakan selama 5 tahun.

  • Kontrasepsi permanen

Metode kontrasepsi permanen ini dilakukan dengan mengubah bagian tubuh supaya tidak hamil. Metode kontrasepsi permanen ini dapat dilakukan pada pria maupun pada wanita. Pada pria, metode kontrasepsi ini disebut vasektomi, sedangkan pada wanita disebut tubektomi.

Vasektomi dilakukan dengan tujuan memblokir atau memotong saluran yang membawa sel sperma dari testis menuju ke penis. Sehingga, saat melakukan hubungan seksual, sel sperma tidak bisa mencapai air mani. Dan air mani yang dihasilkan ketika berhubungan seksual tidak lagi mengandung sel sperma sehingga tidak bisa membuahi sel telur dari wanita.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Metode kontrasepsi permanen ini memiliki efektivitas yang sangat tinggi, bahkan lebih dari 99%. Akan tetapi untuk melakukan metode kontrasepsi permanen ini diperlukan pertimbangan yang benar-benar serius, karena sifatnya permanen. Selain itu, proses ini juga hanya bisa dilakukan oleh seorang ahli medis, karena termasuk prosedur bedah.

Sementara itu, tubekomi pada wanita dilakukan dengan memblokir tuba fallopi yang berfungsi menghubungkan ovarium dengan rahim. Dalam hal ini, ovarium masih tetap bisa melepaskan sel telur, hanya saja sel telur tersebut tidak bisa menuju ke rahim, sehingga tidak akan bertemu dengan sel sperma dan tidak terjadi pembuahan. Sama seperti vasektomin, efektivitas dari tubektomi ini cukup tinggi, dengan mencapai 99%.

Tips Menggunakan Alat Kontrasepsi Pil dan Kondom

Jika anda memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi kondom dan pil yang dijual bebas di pasaran, maka sebaiknya anda teliti dan bijak. Beberapa hal yang harus anda perhatikan antara lain :

  • Periksa tanggal kedaluarsa

Ini penting, karena bukan tidak mungkin masih ada penjual yang nakal menjual barang yang sudah kedaluarsa. Jika sudah kedaluarsa tentunya sudah tidak efektif lagi sebagai alat kontrasepsi. Bahkan mungkin bisa berbahaya.

  • Hindari dari suhu panas

Jika anda memilih menggunakan pil kontrasepsi atau kondom, hindarkan dari paparan panas seperti sinar matahari langsung. Saat anda membelinya pun perhatikanlah penempatannya di toko, apakah toko tersebut menempatkannya terhindar dari paparan panas. Selain itu, hindari juga menyimpan alat kontrasepsi di dalam dompet atau bahkan di dalam mobil, supaya tidak terjebak dalam udara panas.

  • Jangan sampai merusak produk

Berhati-hatilah saat membuka kemasan kondom atau pil kontrasepsi, kondom berisiko robek atau rusak jika anda kurang berhati-hati saat membuka kemasannya. Akibatnya nanti kondom bisa tidak efektif lagi saat digunakan.

  • Ikuti petunjuk penggunaan

Inilah Beberapa Tindakan Untuk Mencegah Kehamilan, – Mengikuti petunjuk penggunaan sangatlah penting, terutama saat memilih kontrasepsi pil. Karena pil kontrasepsi tidak akan bekerja efektif jika pemakaiannya tidak tepat dan tidak dilakukan secara rutin. Begitupun dengan penggunaan kondom yang salah juga tidak akan efektif hasilnya. Untuk itu, ikutilah petunjuk pemakaian yang ada pada kemasan atau konsultasikan pada dokter.

Baca Juga : Mengenal Hormon Progesteron Alami dan Buatan Beserta Fungsinya

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *