Inilah Kista Ovarium, Penyakit Yang Ditakuti Oleh Wanita

Inilah Kista Ovarium, Penyakit Yang Ditakuti Oleh Wanita

Inilah Kista Ovarium, Penyakit Yang Ditakuti Oleh Wanita

Bagi para wanita mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan penyakit kista ovarium. Penyakit yang menjadi salah satu kekhawatiran bagi setiap wanita ini memang patut diwaspadai kehadirannya, karena kista ovarium memiliki resiko untuk berkembang menjadi kanker, yang berbahaya dan juga mematikan.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Kista ovarium sebenarnya memang bukan penyakit yang berbahaya ataupun mematikan. Hanya saja penyakit ini beresiko berkembang menjadi kanker ovarium yang justru malah berbahaya. Kista yang berkembang menjadi kanker disibebkan karena kemunculannya tidak segera ditangani dengan baik dan tepat, padahal kista beresiko berkembang menjadi kanker. Oleh karena itu, jika menderita kista sebaiknya segera melakukan tindakan penanganan sebelum berubah menjadi kanker.

Deteksi Kista Ovarium Lebih Dini

Kista ovarium adalah sebuah tumor jinak yang berisi cairan yang berkembang pada ovarium (indung telur) pada wanita. Kista ini cukup sering terjadi pada wanita, dan sudah banyak kasus yang terjadi, yang kebanyakanya kista ovarium ini tidak menimbulkan bahaya dan terkadang akan menghilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun meski begitu, kista ovarium ini tetap harus ditangani dengan baik, karena beresiko berkembang menjadi kanker ovarium.

Kemunculan kista ovarium ini memang sering kali tidak disadari oleh penderitanya, karena kista ini jarang menimbulkan gejala yang berarti. Dan biasanya kista akan mulai menimbulkan gejala yang tampak ketika kista tersebut sudah berkembang, seperti ukurannya yang semakin besar. Dan berikut ini adalah beberapa gejala yang biasanya akan muncul akibat adanya kista ovarium, diantaranya :

  • Perut terasa kembung.
  • Selalu ingin buang air kecil.
  • Buang air besar terasa sakit. Baca Juga : Kista Yang Awalnya Jinak Bisa Berubah Menjadi Ganas
  • Siklus menstruasi berubah.
  • Berhubungan seksual terasa menyakitkan.
  • Sebelum mengalami menstruasi atau sebelum berkahir menstruasi, terasa nyeri pada panggul.
  • Nyeri panggul yang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha.
  • Mengalami gangguan pencernaan.
  • Mudah kenyang meski hanya makan sedikit.
  • Kelelahan dan pusing.
  • Mual dan muntah.

Ketahuilah dan ingat gejala-gejala di atas. Jika ada merasakan salah satu diantaranya, maka segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Agar, jika benar anda menderita, maka anda bisa segera melakukan tindakan penanganan sebelum kista tersebut bertambah parah dan berkembang menjadi kanker.

Diagnosis Kista Ovarium

Meskipun anda mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala kista ovarium di atas, namun anda tidak lantas langsung divonis menderita kista ovarium. Ada beberapa tes kesehatan yang akan anda jalani untuk memastikan apakah anda benar-benar menderita kista ovarium atau tidak. Beberapa tes kesehatan tersebut diantaranya adalah :

1. Tes USG

Tes kesehatan ini memang umum digunakan untuk mendeteksi hadirnya kista atau bahkan kanker sekalipun, dan juga untuk mengetahui kistanya yang diderita. Tes kesehatan ini caranya adalah dengan menempatkan alat USG pada perut. Nantinya isi rongga perut dan juga panggul akan terlihat pada tampilan layar monitor. Dan disitu akan terlihat apakah ada kista yang tumbuh atau tidak.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

2. Tes Darah

Selain tes USG, dokter juga biasanya akan menyarankan pasie untuk melakukan tes darah, jika hasil tes USG menunjukkan bahwa kista yang diderita berbentuk padat dan sangat berisiko menjadi kanker. Melalui tes darah, dokter akan memeriksa kadar protein CA-125, atau yang sering disebut kanker antigen, pada darah pasien.

Kadar CA-125 akan meningkat jika seorang wanita menderita kanker ovarium. Akan tetapi tidak selalu kadar CA-125 yang meningkat disebabkan oleh kanker ovarium. Beberapa penyakit lainnya juga memungkinkan hal serupa, seperti radang panggul, fibroid rahim, atau endometriosis. Oleh sebab itu, kesimpulan seorang wanita menderita kanker ovarium tidak terpaku pada kadar CA-125 saja.

3. Laparoskopi

Metode pemeriksaan ini caranya dengan melakukan sayatan kecil, kemudian dokter memasukkan alat laparoskop, yaitu selang yang dilengkapi lampu dan juga kamera. Dengan laparoskopi tersebut dokter bisa melihat rongga panggul serta organ-organ reproduksi, dan bisa melihat keabnormalan jika memang ada.

Itulah beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendiganosis kista ovarium. Dengan beberapa tes tersebut, seorang wanita baru bisa didiagnosis menderita kista ovarium. Jadi, jika anda mengalami gejala-gejala yang menyerupai gejala kista ovarium, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk ditindak lanjuti dengan pemeriksaan. Sehingga dapat dipastikan penyebab sesunggnya yang tengah anda alami.

Baca Juga : Pemeriksaan Teratur Bisa Deteksi Ketidaknormalan Sel Pada Serviks

One thought on “Inilah Kista Ovarium, Penyakit Yang Ditakuti Oleh Wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *