Jika Kista Bartholin Terjadi Pada Ibu Hamil

Jika Kista Bartholin Terjadi Pada Ibu Hamil

Jika Kista Bartholin Terjadi Pada Ibu Hamil

Jika Kista Bartholin Terjadi Pada Ibu Hamil

Kista bartholin adalah sejenis tumor jinak yang terbungkus oleh selaput semacam jaringan, yang tumbuh pada kelenjar bartholin, yaitu kelenjar ganda yang terletak di bawah dan di kanan serta kiri pembukaan vagina. Penyakit ini sering ditandai dengan rasa sakit saat berhubungan seksual atau bahkan mengalami pendarahan saat berhubungan seksual. Hal tersebut tidak mengherankan, karena kelenjar bartholin itu sendiri memiliki fungsi sebagai penghasil mukus atau lendir untuk lubrikasi, terutama ketika peningkatan hasrat seksual, yang kemudian akan mendukung kegiatan seksual. Jadi, tidak heran jika penyakit kista bartholin ini menimbulkan gejala berupa rasa sakit atau pendarahan saat berhubungan seksual.

Baca Juga : Infeksi Kelenjar Bartholin, Awal Mula Munculnya Kista Bartholin

Penyebab kista bartholin pada umumnya disebabkan oleh penyumbatan pada saluran kelenjar bartholin yang menyebabkan mukus (lendir) yang dihasilkan untuk lubrikasi menjadi terkumpul atau terakumulasi. Sementara itu faktor yang menyebabkan kelenjar bartholin mengalami penyumbatan adalah disebabkan oleh infeksi atau tumbuhnya kulit yang bisa menutupi saluran kelenjar bartholin.

Kista bartholin bisa terjadi dan dialami oleh setiap wanita, termasuk pada wanita hamil atau ibu hamil. Lalu pertanyaannya, bagaimana jika kista bartholin terjadi pada ibu hamil??

Terjadinya kista bartholin pada ibu hamil perlu menjadi kekhawatiran lebih disbanding jika penyakit itu menimpa wanita yang tidak dalam keadaan hamil. Sebab, ibu hamil lebih rentan mengalami berbagai hal buruk dari suatu penyakit, dibandingkan mereka yang tidak sedang dalam keadaan hamil.

Baca Juga : Obat Herbal Kista Bartholin

Saat hamil, kondisi kesehatan jelas merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Oleh karena itu, jika pada saat hamil kemudian menderita penyakit kista bartholin, maka segeralah lakukan pengobatan kista bartholin supaya penyakit tersebut tidak mengganggu kehamilan. Namun, mungkin ada yang menjadi pertanyaan, yaitu apakah pengobatan kista bartholin pada ibu hamil dan pada wanita biasa sama saja??

Pengobatan kista bartholin pada ibu hamil harus dilakukan dengan cepat dan dengan hati-hati. Sebab, jika dibiarkan lebih lanjut, kista bartholin bisa menyebabkan gangguan, terutama pada saat melahirkan nanti. Gangguan semacam itu jelas akan menimbulkan nyeri yang sangat mengganggu selain juga bisa berakibat kurang lancarnya persalinan.

Nah, itulah yang terjadi Jika Kista Bartholin Terjadi Pada Ibu Hamil. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.produkwish.com

Baca Juga : Bolehkah Penderita Kista Bartholin Berhubungan Seksual??

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *