Kenapa Saat Hamil Sering Merasakan Mual?

Kenapa Saat Hamil Sering Merasakan Mual?

Kenapa Saat Hamil Sering Merasakan Mual?

Sudah bukan rahasia lagi ketika seorang wanita sedang hamil merasakan mual. Bahkan wanita yang merasakan mual sering kali diidentikkan dengan kondisi tengah hamil, meskipun pada dasarnya hal itu jelas tidak selamanya benar. Lalu kenapa saat hamil seorang wanita sering merasakan mual? Mari kita cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini !

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Merasakan mual ketika tengah hamil ternyata justru menjadi sebuah pertanda yang menunjukkan bahwa kondisi kandungannya dalam keadaan sehat, itu pun jika mual yang dirasakan masih dalam taraf yang wajar. Seorang wanita yang merasakan mual di masa awal kehamilan, ternyata memiliki resiko keguguran yang lebih kecil.

Perasaan mual ketika tengah hamil memang sering dialami sebagian besar wanita hamil, dan hanya ada sekitar 20% wanita saja yang tidak merasakannya.  Kondisi tersebut merupakan hal yang biasa terjadi di awal masa kehamilan, terutama pada minggu pertama sampai bulan ketiga. Penyebabnya diduga akibat perubahan hormon. Selain itu, ada juga beberapa wanita yang memang merasakan mualnya sampai waktu yang lebih lama lagi.

Mual yang dirasakan saat hamil ini sering disebut juga dengan istilah morning sickness. Namun itu sama sekali tidak berarti mual ini terjadi di pagi hari, karena pada kenyataanya kondisi ini bisa terjadi juga siang hari maupun malam hari. Bahkan, beberapa wanita hamil sampai ada yang mengalaminya sepanjang hari.

Penyebab Mual Saat Hamil

Ada beberapa faktor yang menyebabkan wanita hamil merasakan mual, diantaranya adalah :

  • Produksi hormon kehamilan. Tubuh seorang wanita akan memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (HCG), ketika sel telur yang sudah berhasil dibuahi menempel pada dinding rahim. Dan produksi hormon tersebut diduga menyebabkan munculnya perasaan mual. Jadi, rasa mual yang dirasakan merupakan tanda bahwa produksi hormon yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat berjalan dengan normal.
  • Meningkatnya kadar hormon estrogen.
  • Meningkatnya sensitivitas terhadap aroma atau bau tertentu, sehingga mudah merasakan mual.
  • Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sebagian wanita mengalami mual ketika sedang stres.
  • Infeksi saluran kencing juga ternyata dapat menyebabkan mual dan muntah. Segera periksakan ke dokter, jika saat buang air kecil anda merasakan nyeri atau keluar darah.

Baca Juga : Mengenal Vulva, Bagian Terluar Sistem Reproduksi Wanita

Sebagian wanita hamil cenderung lebih berisiko merasakan mual, terutama jika sebelumnya mereka pernah merasakan mual saat mengandung anak pertama, mual saat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen, mengandung bayi kembar, mual dalam perjalanan, dan obesitas.

Apakah Mual Saat Hamil Berbahaya?

Merasakan mual saat hamil sebenarnya merupakan hal yang wajar dan tidak akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Kondisi tersebut justru akan sangat menguntungkan karena bisa jadi pendorong wanita hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tertentu, seperti karbohidrat, yang tidak begitu memicu rasa mual. Selain itu, rasa mual juga akan mengurangi resiko janin terkena paparan zat yang berbahaya dari makanan yang dikonsumsi sang ibu. Bahkan rasa mual juga akan mendorong wanita hamil menyesuaikan aktivitasnya dengan perkembangan si janin yang ada dalam kandungannya.

Namun jika frekuensi mual dan muntahnya berlebihan, anda tetap harus mewaspadainya. Mual yang disertai dengan muntah-muntah yang parah justru dapat menjadi pertanda adanya gangguan dalam kehamilan seperti hamil anggur, di mana plasenta berkembang menjadi sekelompok kista abnormal, hyperemesis gravidarum, yaitu kondisi ketika wanita hamil kehilangan berat badan dan cairan tubuh dalam jumlah yang banyak sehingga diperlukan perawatan dengan infus atau obat-obatan.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Untuk mengatasi mual saat hamil tidak begitu sulit. Anda bisa mengatasi mual dengan mudah secara mandiri dengan merubah pola makan atau merubah beberapa kebiasaan seperti berikut :

  • Ketika anda merasakan mual di pagi hari, bangunlah dengan perlahan dari tempat tidur, dan cobalah anda makan sepotong roti atau biskuit sebelum berdiri.
  • Pastikan anda selalu cukup dalam beristirahat, karena kelelahan dapat menyebabkan mual.
  • Konsumsilah makanan dengan porsi sedikit-sedikit namun sering. Hindari makan dalam satu waktu dengan porsi yang besar. Saat minum juga demikian, teguklah sedikit-sedikit dan secara perlahan.
  • Kurangi mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas ataupun terlalu manis.
  • Hindari makanan atau bau-bauan yang dapat memicu rasa mual.
  • Mengkonsumsi makanan atau minuman yang sudah dingin dapat meringankan rasa mual daripada makanan yang panas atau hangat yang masih mengeluarkan aroma.
  • Gunakanlah pakaian yang nyaman, yang tidak ketat di pinggang.
  • Mual tidak akan begitu terasa jika anda tidak terlalu memikirkannya.
  • Hindari kegiatan yang dapat memicu mual seperti memasak, dan sebaiknya mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
  • Anda dapat mengkonsumsi permen jahe atau minuman jahe yang hangat. Meskipun tidak ada bukti medis bahwa jahe dapat meredakan mual.
  • Jangan langsung berbaring setelah menyantap makanan.
  • Jangan mengkonsumsi makanan berlemak.
  • Menggosok gigi dan berkumur setelah makan.
  • Ketika merasakan mual, cobalah berjalan-jalan untuk mendapat udara segar.

Seperti yang sudah dikatakan dari awal, merasakan mual saat hamil sebenarnya merupakan hal yang wajar, namun jika anda harus segera memeriksakan diri ke dokter jika mual yang dirasakan tidak tertahankan hingga muntah berulang-ulang dan disertai juga dengan gejala seperti berikut :

  • Muntah darah.
  • Nyeri pada perut.
  • Air kencing berwarna kuning pekat.
  • Tidak buang air kecil sama sekali selama lebih dari 8 jam.
  • Selalu termuntahkan kembali makanan yang sudah dikonsumsi, selama 24 jam.
  • Merasa sangat lemas dan kurang bertenaga, bahkan hingga tidak sanggup berdiri.
  • Demam dengan suhu 38 derajat celcius ke atas.

Baca Juga : Mengenal Proses Yang Dinamakan Ovulasi Pada Wanita

One thought on “Kenapa Saat Hamil Sering Merasakan Mual?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *