Kenapa Vagina Berdarah Saat Berhubungan Seksual??

Kenapa Vagina Berdarah Saat Berhubungan Seksual??

Kenapa Vagina Berdarah Saat Berhubungan Seksual??

Bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah dan baru pertama melakukan hubungan seksual mungkin tidak aneh jika sang istri berdarah saat berhubungan seksual. Sebab, darah tersebut diduga berasal dari selaput dara yang robek karena baru pertama berhubungan seksual. Namun bagaimana jika sang istri berdarah saat berhubungan seksual, padahal bukan hubungan seksual pertamanya?? Mari cari tahu jawabannya dalam bahasan berikut ini !!

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Ladies, apakah anda pernah mendapati bercak darah ketika berhubungan seksual atau setelahnya? Jika iya, sebaiknya anda konsultasikan hal tersebut kepada dokter, karena pendarahan yang terjadi saat atau setelah berhubungan seksual bisa jadi merupakan tanda penyakit menular seksual atau bahkan tanda kanker serviks. Waspadalah dengan kondisi tersebut, dan bersikaplah dengan bijak untuk segera memeriksakannya !

Jika anda mendapati bercak darah ketika berhubungan seksual atau setelahnya, anda jangan terlalu panik atau khawatir berlebihan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu masalah tersebut kepada dokter. Sebab, bisa jadi bercak darah tersebut tidak membahayakan. Oleh karena itu, mari kenali perbedaannya.

Pendarahan pada vagina saat berbubungan seksual atau setelahnya bisa jadi karena anda sedang mulai menstruasi. Pendarahan juga bisa terjadi disebabkan oleh faktor-faktor lainnya selain karena menstruasi, diantaranya :

  • Akibat gesekan selama melakukan hubungan seksual.
  • Akibat kekurangan cairan lubrikasi.
  • Akibat baru pertama kali melakukan hubungan seksual.
  • Akibat ektropion serviks, yaitu sebuah kondisi pada permukaan leher rahim yang sering terjadi pada wanita muda, ibu hamil, dan wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi. Kondisi seperti ini tidak berbahaya dan bisa menghilang sendirinya. Meskipun pada beberapa kasus juga perlu penanganan. Dan ektropion serviks ini tidak ada hubungannya dengan penyakit kanker. Baca Juga : Hati-Hati, Cairan Vagina Anda┬áTidak Normal !
  • Akibat peradangan pada serviks.
  • Akibat luka genital karena infeksi menular seksual, seperti sifilis atau herpes.
  • Akibat cedera pada lapisan rahim.
  • Akibat vagina kering, yang biasa terjadi pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Kondisi ini juga bisa jadi ciri-ciri atrofi vagina.
  • Akibat atrofi vagina, yaitu penipisan, pengeringan, dan peradangan dinding vagina karena kurangnya estrogen. Kondisi seperti ini sering terjadi pada ibu menyusui dan setelah menopause.
  • Akibat vaginitis, yaitu peradangan pada vagina yang disebabkan oleh infeksi.
  • Akibat polip rahim, tumor yang bersifat jinak.
  • Akibat kanker serviks.

Jika anda hanya mendapati bercak darah sekali saja setelah berhubungan seksual, maka anda tidak perlu memeriksakannya ke dokter. Namun jika lebih dari sekali anda mendapati bercak darah saat berhubungan seksual atau setelahnya, maka anda patut waspada dan sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Mencegah Pendarahan Saat Berhubungan Seksual

Jika anda mengalami pendarahan saat berhubungan seksual dikarenakan kurangnya cairan lubrikasi, maka anda bisa meminta pasangan anda untuk melakukan foreplay lebih lama lagi sebelum anda dan pasangan anda melakukan penetrasi hubungan seksual. Atau alternatif lainnya adalah dengan menggunakan produk pelumas. Tapi ingat, jangan asal pilih produk pelumas, karena bisa jadi malah berbahaya. Jadi, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter untuk mendapatkan rekomendasi produk pelumas yang cocok dan aman digunakan anda.

Jika pendarahan hubungan seksual karena disebabkan oleh hal-hal yang bersifat medis, maka anda sebaiknya memberikan kepercayaan kepada dokter untuk merekomendasikan obat-obatan tertentu atau perawatan khusus untuk mengatasi kondisi yang anda alami tersebut. Selalu jaga kesehatan organ intim anda agar terhindar dari bakteri, jamur, infeksi, dan hal-hal buruk lainnya.

Pendarahan hubungan seksual berbahaya jika penyebabnya karena penyakit menular seksual. Oleh karena itu, biasakan untuk melakukan aktivitas seksual yang sehat dan aman, agar terhindar dari penyakit menular seksual. Misalnya, dengan menggunakan kondom dan setia dengan pasangan.

Jika anda mengalami pendarahan, sebaiknya anda jangan dulu berhubungan seksual pada keesokan harinya. Beristirahatlah dulu jika pendarahan tersebut membuat tubuh anda menjadi lelah dan sakit. Periksakan dulu ke dokter jika anda merasa khawatir, terutama jika pendarahan tersebut terjadi lebih dari satu kali. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Baca Juga : Sulit Mempunyai Keturunan Akibat Adanya Kista

One thought on “Kenapa Vagina Berdarah Saat Berhubungan Seksual??”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *