Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho

Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho

Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho

Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho

Menstruasi yang berlebih memang menjadi salah satu masalah yang sering kali dialami oleh kaum wanita. Permasalahan ini tidak bisa dianggap sepele, karena akibatnya bisa menyebabkan anemia alias kekurangan darah. Penanganan perlu dilakukan dengan segera, karena anemia merupakan penyakit yang cukup serius.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Anda tentu sudah tahu seperti apa penyakit anemia itu. Anemia memang penyakit sangat umum terjadi, namun meski begitu bukan berarti penyakit ini penyakit yang wajar terjadi. Anemia tetap perlu diwaspadai karena jika tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, otak, dan organ lainnya dalam tubuh. Hal tersebut jelas berisiko menyebabkan kematian, sebagai akibat dari kondisi anemia yang berat dan lama yang tidak ditangani dengan baik.

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan hemoglobin atau sel darah merah. Hemoglobin sendiri memiliki fungsi untuk membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Akibatnya, anemia menyebabkan tubuh akan kekurangan oksigen, sehingga muncul gejala-gejala berupa :

  • Tubuh lemas dan mudah lelah.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Sakit kepala.
  • Pucat.
  • Sesak nafas.

Pada kebanyakan kasus, anemia umumnya disebabkan oleh kadar zat besi yang kurang dalam tubuh. Di mana zat besi dalam tubuh berguna untuk memproduksi sel darah merah (Hb). Tanpa zat besi, sel darah merah kemungkinan juga akan kekurangan hemoglobin, yaitu protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Menstruasi Berlebih Sebabkan Anemia Defisiensi Besi

Menstruasi memang merupakan siklus alami yang terjadi pada tubuh wanita. Siklus menstruasi ini umumnya muncul setiap sekitar 4 minggu, terhitung dari sejak hari pertama menstruasi mulai hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Meski demikian, setiap wanita mengalami siklus yang berbeda. Menstruasi pun kerap kali mengalami kelainan pada sebagian wanita, salah satunya adalah keluar darah yang berlebih/banyak. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.

Baca Juga : Saat Hamil, Penyakit Herpes Juga Berisiko Menyerang

Menstruasi yang berlebihan dan lama memang dapat menyebabkan kadar zat besi seorang wanita jadi rendah, yang secara tidak langsung pasokan sel darah merah pun ikut rendah. Jika jumlah darah yang hilang saat menstruasi lebih banyak daripada kemampuan tubuh untuk menggantinya dengan yang baru, maka seorang wanita bisa mengalami anemia.

Seorang wanita bisa dikatakan mengalami menstruasi yang normal biasanya menstruasi berlangsung selama 2-7 hari, dengan jumlah darah yang keluar rata-rata setara dengan mengganti 3 sampai 4 pembalut dalam seharinya. Sementara kondisi menstruasi yang berlebihan biasanya berlangsung selama lebih dari 7 hari dengan jumlah darah yang keluar sampai 2 kali lebih banyak dari biasanya.

Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho, – Ketika menstruasi berlebihan menyebabkan tubuh kekurangan zat besi dan sel darah merah, maka organ dan jaringan tubuh tidak akan mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan mudah lelah, kekurangan energi, mudah marah, pusing atau sakit kepala, kulit terlihat pucat, sulit berkonsentrasi, tangan dan kaki dingin, napas terasa sesak, lidah meradang atau terasa nyeri, tidak nafsu makan, hingga detak jantung yang cepat.

Mencegah dan Mengatasi Anemia Defisiensi Besi Saat Menstruasi

Sebenarnya anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi saat menstruasi bisa saja dicegah atau diminimalisasir dan juga diobati. Caranya, tentu saja dengan mengkonsumsi suplemen zat besi atau mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan zat besi, seperti daging merah, seafood, sayuran hijau, kacang-kacangan, telur, hati sapi, gandum utuh, tahu, dan kismis.

Selain mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, perlu juga mengkonsumsi vitamin C, agar tubuh dapat menyerap zat besi dengan baik. Asupan vitamin C tersebut bisa berupa makanan atau juga minuman, seperti jeruk, stroberi, mangga, pepaya, nanas, paprika merah, paprika hijau, brokoli, kentang, kol ungu, kiwi, tomat, dan juga cabai.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Selain itu, untuk anda para wanita yang ingin ber-KB, maka dokter bisa merekomendasikan anda untuk mengkonsumsi pil KB yang mengandung zat besi, untuk mengatasi dan mencegah terjadinya gejala anemia serta membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh, terutama bagi anda yang memiliki riwayat penyakit anemia sebelumnya.

Pemberian pil KB yang dikonsumsi secara rutin, ditujukan untuk membantu menstruasi jadi lebih teratur. Mengonsumsi pil KB dapat membantu frekuensi menstruasi yang terlalu sering menjadi berkurang, kandungan hormon dalam pil KB pun mampu mempengaruhi keadaan rahim saat menstruasi, sehingga menurunkan jumlah perdarahan, dan mencegah perdarahan yang berlebihan.

Beberapa jenis pil KB sudah dilengkapi dengan suplemen zat besi yang bisa membantu mencukupi kebutuhan zat besi dan mencegah anemia defisiensi besi dengan optimal, apalagi di bulan puasa seperti ini. Tapi ingat, untuk selalu mencukupi asupan nutrisi dan cairan saat berbuka dan sahur, serta konsultasilah ke dokter terlebih dahulu jika ingin minum suplemen zat besi atau pil KB untuk mengatasi anemia.

Ketika anda sering merasakan pusing dan terlihat pucat, baik itu ketika mengalami menstruasi atau tidak, maka sebaiknya anda segera memeriksakan kondisinya ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebabnya. Anda mungkin saja tidak hanya sebatas mengalami anemia saja, dan mungkin butuh penanganan khusus. Kemungkinan besar dokter akan melakukan tindakan berupa tes darah lebih lanjut untuk mengetahui jumlah dan profil sel darah merah yang anda miliki. Jika jumlah sel darah merah anda di bawah nilai normal, artinya anda mengalami anemia. Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab dasarnya.

Ladies, Menstruasi Berlebih Bisa Menyebabkan Anemia Lho, – Untuk menghindari terjadinya anemia saat menstruasi serta untuk menjaga kesehatan, terutama jika anda termasuk wanita yang aktif, maka pastikan anda selalu menjaga pola hidup yang sehat dengan mencukupi asupan nutrisi, memperbanyak konsumsi air putih, olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, serta lakukan apa yang telah disarankan oleh dokter dengan disiplin.

Baca Juga : Cobalah Tips Berikut Untuk Mengatasi Mual Saat Hamil !

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *