Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !

Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !

Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !

Kematian janin akibat keguguran tinggi, berkisar antara 1 sampai 2 dari 10 wanita hamil. Ingat bahwa ada berbagai bentuk tanda keguguran, untuk semua wanita hamil, tidak semua, mereka tidak akan salah paham saat mereka menyebabkan kematian janin di dalam rahim.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

Aborsi adalah kematian janin sebelum mencapai minggu ke 20 kehamilan. Aborsi dalam bahasa medis juga disebut aborsi spontan. Perdarahan dan nyeri perut merupakan tanda utama keguguran. Jika itu terjadi, itu tidak berarti menunjukkan kematian janin. Situasi dimana kehamilan janin terus terjadi Bahkan jika ada gejala keguguran dapat dipertahankan, situasinya disebut aborsi aborsi (threatening abortion) “mengancam aborsi”.

Penyebab Keguguran dan Faktor Risikonya

Banyak hambatan lain yang bisa menyebabkan keguguran, namun seringkali tidak mudah untuk menentukan penyebab pasti aborsi. Sekitar 75% keguguran terjadi selama 3 bulan pertama kehamilan atau semester pertama. Penyebab paling umum masalah pada janin dan janin.

Gangguan genetik pada embrio sering dianggap sebagai penyebab utama keguguran. Gangguan genetik biasanya menebus bayi tumbuh dan tidak bisa bertahan. Masalah genetik ini sendiri umumnya bukan embrio murni, tapi dari ibu genetis.

Sedangkan penyebab keguguran di tengah kehamilan biasanya disebabkan oleh kondisi medis sang ibu. Beberapa kondisi medis juga bisa meningkatkan risiko keguguran. Diabetes dan penyakit tiroid pada ibu hamil merupakan dua penyakit yang dapat meningkatkan risiko keguguran.

Infeksi pada bayi juga bisa menyebabkan keguguran di tengah kehamilan. Infeksi ini menyebabkan pecah dan berdarah. Keguguran juga bisa terjadi karena adanya pembukaan di serviks terlalu cepat, tapi ini sangat jarang terjadi.

Baca Juga : Mengurangi Resiko Kanker Serviks dengan Vaksin

Selain kondisi di atas, ada kemungkinan menaikkan risiko keguguran, dan beberapa item adalah sebagai berikut :

  • Usia ibu hamil sudah tua.
  • Wanita hamil mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.
  • Wanita hamil adalah perokok aktif hingga 10 batang / hari.
  • Paparan radiasi.
  • Trauma fisik mereka ke rahim.
  • Terlalu kurus, terlalu gemuk berat badan.
  • Saya belum pernah mengalami keguguran sebelumnya.
  • Anemia anatomi uterus.
  • Wanita hamil adalah pengguna narkoba aktif.

Inilah Tanda-Tanda Keguguran

Beberapa tanda keguguran berikut perlu diketahui wanita hamil. Pengetahuan ini penting agar ibu bisa mencari bantuan medis segera setelah gejala muncul aborsi. Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !

  • Perdarahan

Tanda pertama aborsi yang Anda catat adalah pendarahan. Pendarahan dianggap sebagai tanda utama aborsi karena hal itu mempengaruhi sekitar 3 dari 10 wanita hamil yang mengalami keguguran. Namun, semua perdarahan akan mengakibatkan keguguran. Anda bisa mencegah wanita hamil yang berdarah segera jika Anda mendapatkan kemungkinan pertolongan medis dalam keguguran.

  • Nyeri

Nyeri, jika disertai pendarahan, Anda perlu waspada sebagai tanda keguguran. Bagian tubuh yang diserang biasanya punggung bawah rasa sakit seperti perut, panggul, nyeri haid. Nyeri sulit dibedakan dari kejang pada awal kehamilan akibat pembengkakan rahim.

Baca : Obat Herbal Kista Bartholin

  • Menurunnya Gerakan Bayi

Aktivitas bayi umumnya merupakan pertanda kesehatan bayi. Melihat aktivitasnya, ibu hamil bisa melihat bagaimana jadinya. Jika ibu hamil merasakan penurunan gerakan bayinya, berkonsultasilah dengan dokter.

  • Perubahan Gejala Kehamilan

Perubahan gejala kehamilan, tanda aborsi tidak umum terjadi. Jika ada perubahan signifikan, maka tidak perlu waspada. Pada trimester kedua kehamilan, perubahan ini mungkin terkait dengan pemecahan hormon dalam kehamilan.

  • Keluar Jaringan atau Cairan dari Vagina

Beku dan janin, masih ada kemungkinan jaringan tersebut sudah keluar dari vagina. Jika Anda memiliki jaringan di luar vagina, mohon hubungi dokter yang akan melakukan analisis untuk mengetahui situasi sebenarnya.

Perlu diketahui bahwa perdarahan di awal kehamilan tidak selalu dikaitkan dengan keguguran. Meski mengalaminya, masih wanita hamil yang bisa melahirkan bayinya. Dalam “keadaan terancam keguguran”, wanita hamil harus menghindari kontak seksual jika aborsi tidak terjadi saat beristirahat di lantai (istirahat).

Mengetahui tanda dan penyebab keguguran juga bisa mengabaikan pandangan salah paham tentang penyebab keguguran. Stres, olahraga, kerja, makanan keras, melakukan hubungan seks dengan perjalanan udara tidak terkait dengan peningkatan risiko keguguran. Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !

Baca Juga : Mengenal Lebih Dalam Tentang Ultrasonografi atau USG

One thought on “Waspadai Keguguran ! Seperti Inilah Tanda-Tandanya !”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *